Iklan

SMPN 7 Jember Turut Sukseskan Tajemtra 2026, Lestarikan Tradisi sejak tahun 1977 dan Semangat Kebersamaan Warga Jember

Pandawa Cakra
Saturday, September 5, 2026, September 05, 2026 WIB Last Updated 2026-09-07T04:51:19Z

 

Foto di ambil di lokasi Tanggul dalam kegiatan Tajemtra 2026 yang di pimpin kepala sekolah SMPN 7 Jember David Rahman S.Pd.,M.M.,


JEMBER– pandawacakra.com SMP Negeri 7 Jember menunjukkan komitmennya untuk turut menyukseskan pelaksanaan Gerak Jalan Tanggul–Jember Tradisional (Tajemtra) 2026, sebuah agenda yang telah menjadi bagian penting dari tradisi taunan, olahraga, dan kebersamaan masyarakat Kabupaten Jember.


 Kepala SMPN 7 Jember, David Rahman, S.Pd., M.M., menegaskan bahwa pihak sekolah siap mengambil bagian dalam menyukseskan Tajemtra 2026. menjadi wujud nyata dukungan sekolah terhadap pelestarian tradisi daerah sekaligus upaya menanamkan nilai-nilai positif kepada warga sekolah, seperti kedisiplinan, kekompakan, sportivitas, gotong royong, dan semangat pantang menyerah dengan jarak tempuh kurang 30 km.




 “SMPN 7 Jember siap turut menyukseskan Tajemtra 2026. Bagi kami, Tajemtra bukan hanya kegiatan gerak jalan, tetapi juga tradisi yang mengandung nilai kebersamaan, kedisiplinan, kekompakan, dan semangat perjuangan. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan pendidikan karakter yang terus kami tanamkan kepada seluruh warga sekolah,” tegas David Rahman.


Tajemtra selama ini dikenal sebagai salah satu kegiatan ikonik Kabupaten Jember. Pada pelaksanaan 2025, kegiatan tersebut diikuti 25.613 peserta dari berbagai kalangan dan menempuh rute sekitar 30 kilometer dari Tanggul menuju alun-alun Jember.


Memasuki pelaksanaan 2026, jumlah peserta meningkat tajam, Pemerintah Kabupaten Jember juga menempatkan Tajemtra bukan hanya sebagai kegiatan olahraga, tetapi sebagai momentum memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus memberikan dampak terhadap ekonomi lokal.


Dalam konteks pendidikan, nilai-nilai tersebut dinilai relevan untuk ditanamkan kepada generasi muda. Semangat menempuh perjalanan panjang, menjaga kekompakan kelompok, mematuhi aturan, serta menyelesaikan perjalanan hingga garis finis merupakan pengalaman yang dapat membentuk karakter peserta didik.


 Karena itu, SMPN 7 Jember melihat Tajemtra sebagai ruang pembelajaran di luar kelas yang sarat dengan pendidikan pembentukan karakter.

“Kami ingin anak-anak dan seluruh warga sekolah memahami bahwa tradisi daerah harus dijaga bersama. Generasi muda harus mengenal, mencintai, dan ikut mengambil bagian dalam melestarikan budaya serta kegiatan positif yang menjadi identitas Kabupaten Jember,” ujar David Rahman.


Semangat tersebut juga tercermin dalam tema yang diusung SMPN 7 Jember, yakni “SMPN 7 Jember Siap Sukseskan Tajemtra 2026.” Semangat itu menjadi bentuk dukungan sekolah terhadap penyelenggaraan Tajemtra sekaligus ajakan untuk menjaga kegiatan agar berlangsung aman, tertib, meriah, dan penuh semangat kebersamaan.


 Tajemtra 2026 sendiri akan dimulai dari Tanggul pada pukul 13.00 WIB dan berakhir di kawasan Alun-Alun Jember. Dengan jumlah peserta yang mencapai lebih dari 25 ribu orang lebih, pelaksanaan tahun ini menjadi salah satu gelaran Tajemtra dengan partisipasi terbesar.


 Kepala SMPN 7 Jember David Rahman S.Pd., M.M., berharap semangat Tajemtra dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya.


Dengan semangat “Jember Baru, Jember Maju, Semua Karena Cinta”, keterlibatan SMPN 7 Jember diharapkan menjadi bagian dari langkah bersama untuk menjaga Tajemtra tetap hidup sebagai tradisi, ruang kebersamaan, sekaligus kebanggaan masyarakat Jember.


Rohman.




Komentar

Tampilkan

  • SMPN 7 Jember Turut Sukseskan Tajemtra 2026, Lestarikan Tradisi sejak tahun 1977 dan Semangat Kebersamaan Warga Jember
  • 0

Terkini