![]() |
| Foto Madas Sedarah dan mahasiswa serta warga sekitar di jalan Samanhudi pasar tanjung |
PANDAWACAKRA.com JEMBER — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Madas Sedarah Kabupaten Jember yang di Pimpin Agus Jagal beserta jajaran anggota dan pengurus bersama elemen mahasiswa, warga lingkungan dan para pedagang pasar Tanjung menyatakan dukungan terhadap keputusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terkait tata kelola Pasar Tanjung. Melalui Dukungan tersebut Agus Jagal Di undang Dinas koperasi Bu Sartini untuk menyampaikan secara langsung dalam kegiatan dialog dan penyerapan aspirasi yang berlangsung di Kantor Unit Pasar Tanjung, Senin malam, pukul 19.00 Wib 28 September 2026.
Pertemuan undangan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama anggota Madas Sedarah yang sehari-hari berjualan ikan di pasar Tanjung yakni bapak sony serta seluruh para pedagang dan warga sekitar. Sehingga keberadaannya Agus Jagal dan Mahasiswa berkomitmen mendukung keputusan pemerintah kabupaten Jember serta membahas berbagai persoalan dan kondisi yang berkembang di Pasar Tanjung.
Agus Jagal mengatakan, kehadiran DPC Madas Sedarah Jember bersama mahasiswa berkomitmen bekerjasama dengan warga sekitar serta seluruh pedagang pasar Tanjung untuk mendukung keputusan bupati Gus Fawait terkait rekayasa arus lalu lintas jalan Samanhudi dari selatan ke Utara sebagian bagai dari upaya mengurangi kepadatan lalu lintas, mengembalikan fungsi akses jalan, meningkatkan keselamatan dan kelancaran mobilitas masyarakat di kawasan pasar tanjung.
> "Kami bersama mahasiswa hadir untuk mendukung langkah pemerintah daerah dalam penataan dan tata kelola Pasar Tanjung, sekaligus mendengarkan langsung aspirasi pedagang dan warga. Kami berharap seluruh pihak dapat menjaga suasana tetap kondusif dan cinta damai," ujar Agus Jagal.
Karena itu, menurut Agus Jagal, komunikasi antara pemerintah, pengelola pasar, pedagang, warga sekitar dan elemen masyarakat menjadi hal penting agar tata kelola pasar dapat berjalan dengan baik serta tetap memperhatikan kepentingan masyarakat agar tidak memengaruhi aktivitas konsumen berbelanja di pasar tanjung.
Mahasiswa Bersatu
Dalam kesempatan yang sama, elemen mahasiswa yang hadir bersama DPC Madas Sedarah Jember juga menyatakan dukungan terhadap pemerintah kabupaten Jember upaya penataan Pasar Tanjung yang sebelumnya sudah di sepakati di pendopo, belum lama ini.
Kolaborasi antara DPC Madas Sedarah Jember dan mahasiswa tersebut sekaligus menjadi bentuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat kabupaten Jember, kepedulian terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat yang berada di sekitar Pasar Tanjung.
**Mantri Pasar Hadir dalam Dialog**
Mantri Pasar Tanjung, Hariyanto, turut hadir dalam pertemuan tersebut. Kehadiran pengelola pasar memberikan kesempatan bagi warga dan pedagang untuk menyampaikan berbagai masukan terkait kondisi pasar secara langsung.
Dialog berlangsung bersama warga lingkungan dan pedagang dengan mengedepankan komunikasi serta upaya menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
DPC Madas Sedarah Jember berharap kerjasama ini yang telah terbangun dapat terus dilanjutkan sehingga setiap persoalan terkait Pasar Tanjung dapat dibahas secara terbuka dan diselesaikan sesuai aturan yang berlaku.
Sementara itu, Muspika Kecamatan Kaliwates yang terdiri dari Camat Kaliwates Farisa Jamal Taslim, Lurah Jember Kidul Budi Satriyo A.Md., Kapolsek Kaliwates Kompol Akhmad Musofah S.H., dan Danramil Kaliwates Kapten Inf Abdul Halik turut memberikan apresiasi terhadap keberadaan dan dukungan langkah dari Ketua DPC Madas Sedarah Kabupaten Jember yang dipimpin Agus Jagal beserta jajarannya serta gabungan mahasiswa di kabupaten Jember.
Apresiasi tersebut diberikan atas keterlibatan organisasi dalam menjaga komunikasi dengan masyarakat serta ikut mendorong terciptanya situasi yang sebelumnya tidak kondusif, hingga menjadi kondusif mengenai tata kelola pasar Tanjung.
Dinas koperasi Jember Bu Sartini mengapresiasi langkah organisasi Madas Sedarah Jember betul-betul hadir di tengah masyarakat yang membutuhkannya, memilih pendekatan komunikasi dan dialog bersama seluruh para pedagang dan warga sekitar dalam menyikapi persoalan yang berkembang saat ini.
DPC Madas Sedarah Jember menyatakan akan terus membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, pedagang dan pemerintah, dalam rangka ikut menjaga kondusivitas dan Kamtibmas di kabupaten Jember serta mencari solusi terhadap persoalan yang berkembang di Pasar Tanjung.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara masyarakat, pedagang, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan dan pemerintah dalam mewujudkan tata kelola Pasar Tanjung yang tertib, kondusif dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Tim






