Malang — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet panahan Kabupaten Bondowoso di tingkat Provinsi Jawa Timur. Kontingen panahan Bondowoso sukses mengamankan 10 medali, terdiri atas 4 medali emas, 2 medali perak, dan 4 medali perunggu, dalam ajang Kejuaraan Panahan Jatim Archery Series 2 Tahun 2026 yang berlangsung di Malang, Jawa Timur yang dimulai sejak tanggal 24 - 30 Agustus 2026.
Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi atlet-atlet panahan Bondowoso dalam mengembangkan prestasi sekaligus mengharumkan nama daerah melalui cabang olahraga panahan.
Salah satu prestasi menonjol ditorehkan oleh Dafania Nensi Adiva, siswi MTsN At Taqwa Bondowoso, yang berhasil menyumbangkan 1 medali emas dan 1 medali perak pada Divisi Barebow Umum Putri. Perolehan tersebut menjadi salah satu pencapaian terbaik kontingen Bondowoso dalam kejuaraan tersebut.
Selain Dafania, Devitra Ayu Maharani, Mahasiswi POLIJE Kampus 2 Bondowoso, juga berhasil mempersembahkan 1 medali emas pada Divisi Barebow Umum Putri.
Prestasi lainnya ditorehkan oleh Andini Zahra S.F., siswi SMAN 2 Bondowoso, yang turut menyumbangkan 1 medali emas pada Divisi Barebow Umum Putri.
Secara keseluruhan, perjuangan para atlet Bondowoso menghasilkan 4 emas, 2 perak, dan 4 perunggu. Raihan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan olahraga panahan di Kabupaten Bondowoso mampu melahirkan atlet-atlet yang kompetitif dan siap bersaing di tingkat provinsi.
Adapun sejumlah atlet yang berhasil mengharumkan nama Bondowoso dalam kejuaraan tersebut antara lain:
* Kayla Malika Almahyra siswi SMPN 1 Bondowoso, berhasil meraih 1 medali emas nomor beregu putri, 1 medali perak nomor Mixed Team dan 1 medali perunggu Individu.
* Dafania Nensi Adiva, siswi MTsN At Taqwa Bondowoso, berhasil meraih 1 medali emas nomor beregu putri dan 1 medali perak nomor individu.
* Andini Zahra siswi SMAN 2 Bondowoso, berhasil meraih 1 medali Emas beregu Barebow umum putri.
* Devitra Ayu Maharani, Mahasiswa Polije kampus 2 Bondowoso, berhasil mempersembahkan 1 medali emas nomor beregu putri.
* Talitha Leony Basuki, Siswi SMAN 2 Bondowoso berhasil mempersembahkan 2 medali perunggu nomor Compound Umum putri.
* Dhafila Firyal Labiba, siswi SMPN 2 Tenggarang, berhasil mempersembahkan 1 medali perunggu nomor Compound Umum putri.
* Khaulah Arkana Putri, siswi SMP citra bangsa Bondowoso berhasil mempersembahkan 1 medali perunggu nomor Compound Umum putri.
Para atlet tampil dengan penuh semangat, disiplin, dan percaya diri. Persaingan yang dihadapi tidak mudah karena harus berhadapan dengan atlet-atlet panahan terbaik dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Keberhasilan kontingen Bondowoso tersebut tidak terlepas dari latihan yang disiplin, kerja keras, kekompakan atlet, serta dukungan berbagai pihak yang selama ini memberikan perhatian terhadap pembinaan olahraga panahan di Kabupaten Bondowoso.
Atas capaian tersebut, kontingen panahan Bondowoso menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., Kapolsek Sukosari AKP Ahmad Purwanto, S.H., serta Danki Brimob Tenggarang Bondowoso yang telah memberikan dukungan, motivasi, dan fasilitas latihan bagi para atlet panahan Bondowoso.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Ketua KONI Kabupaten Bondowoso, Adi Sutrisno, yang senantiasa memberikan bimbingan, arahan, dukungan, serta motivasi kepada para atlet agar terus meningkatkan kemampuan dan mengukir prestasi di berbagai kejuaraan.
Apresiasi setinggi-tingginya juga diberikan kepada jajaran pelatih, khususnya AIPTU Suwadi, S.H., yang bertugas sebagai Ps. Kanit Propam Polsek Sukosari Bondowoso. Dedikasi, pembinaan, latihan, dan pendampingan yang diberikan secara berkelanjutan menjadi bagian penting dalam perjalanan para atlet hingga mampu meraih prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Timur.
Raihan 10 medali, yang terdiri dari 4 emas, 2 perak, dan 4 perunggu, menjadi bukti bahwa atlet panahan Bondowoso memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan bersaing dengan atlet dari daerah lain bahkan Internasional untuk perwakilan Indonesia.
Prestasi tersebut juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Kabupaten Bondowoso untuk tidak ragu mengembangkan bakat dan minatnya di bidang olahraga, khususnya cabang olahraga panahan.
Pembinaan yang dilakukan secara konsisten, dukungan dari pemerintah daerah, KONI, pihak keamanan, pelatih, keluarga, sekolah, serta seluruh masyarakat menjadi modal penting untuk mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu membawa nama baik Bondowoso ke tingkat yang lebih tinggi.
Ke depan, para atlet diharapkan tidak cepat puas dengan capaian yang telah diraih. Prestasi di Kejurprov ini hendaknya menjadi pijakan untuk terus meningkatkan kemampuan, memperkuat mental bertanding, serta mempersiapkan diri menghadapi berbagai kejuaraan berikutnya, baik di tingkat provinsi, nasional, maupun internasional.
Terima kasih atas perjuangan, kerja keras, semangat, dan dedikasi yang telah diberikan. 10 medali yang berhasil dibawa pulang menjadi kebanggaan sekaligus bukti bahwa atlet panahan Bondowoso mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah.
Terus berlatih, terus berprestasi, dan terus harumkan nama Bondowoso melalui olahraga panahan.
Rohman








